Judul tersebut jika diterjemahkan ke dalam bahasa Melayu-Indonesia (logat Jawa) menjadi "Lha nanti kalau..."
Tapi ada yang lebih penting dari terjemahan dari ungkapan itu, yaitu apa yang saya maknai ke tiga kata itu. Akhir-akhir ini saya sering sekali berpikir tentang ungkapan ini, mungkin karena saya sering bertemu dalam omongan sehari-hari.
Subscribe to:
Posts (Atom)
Keterlibatan Militer dan Keresahan
Gambar dibuat dengan bantuan Gemini Catatan awal tulisan: Catatan ini bukan tulisan analitis, melainkan sekadar keresahan yang terungkap. ...
-
Saat sedang asik berselancar di dunia maya, tiba-tiba foto patung Bunda Maria di sebuah tempat ziarah melintas begitu saja. Dari layar kecil...
-
Jarum jam menunjuk angka 9 malam. Seharusnya saya beristirahat, tetapi perut ini berteriak-teriak. Maka meluncurlah saya ke sebuah warung te...
-
Super pakdhe! Sambil berbaring, dia meminta Pakdhe Hari dan saya untuk membantunya duduk di kasur. Setelah duduk di pinggiran, dia ...