22 October 2011

Tentang Cinta


Menarik lho ini iklan. Meski saya bukan ‘cah adver’ (mahasiswa yang konsentrasi studinya di advertising/periklanan), namun semua orang saya kira boleh menginterpretasikan iklan. By the way, apa yang menarik?

KALO UDAH CINTA PESEN UNDANGAN AJA…

Mari bermain-main dengan kalimat ini. Mengapa kata ‘cinta’ dan ‘undangan’ diberi warna merah, sedangkan yang lain tetap hitam? Barangkali ini pertanyaan mudah untuk anda jawab. Kata ‘undangan’ itu representasi dari ‘menikah’ atau ‘kawin. Ketika melangsungkan pernikahan kemudian kita mengundang tamu pada resepsi pernikahan. Kira-kira begitulah.

Apa yang menarik?

17 October 2011

Cukur Rambut


Ini anak lucu sekali ketika rambutnya dipotong. Saya hanya bisa tertawa dan memotret ketika melihat ekspresinya.


"Inget dulu waktu kecil ya, mas?"
"Hahaha.. Engga kok bu, lucu adeknya.."


Sang ibu bertanya.
Saya berkilah saja.

10 October 2011

Suatu Saat Nanti

"Hati-hati, nak. Sampaikan salamku untuk nenekmu." isak ibu kepada batu dingin di atasku.

22 September 2011

Belajar?

Malam minggu kala itu kosong. Kekasih di kota asalnya. Saya dan Sidhi iseng membuat ini. Entah apa namanya. Mungkin akan saya sebut #1 saja.

17 September 2011

Panen Musim Gugur

Saya pernah baca artikel berjudul Panen Musim Gugur (ditulis di Majalah Tempo tahun 2009). Untuk memenuhi tugas mata kuliah Reportase Investigasi, saya kemudian menuliskan analisis singkat atas isi laporan.


Ringkasan artikel

Pengguguran janin (aborsi) ilegal merupakan bisnis yang marak di Jakarta. Ditemukan bahwa sekitar 100 klinik gelap melayani 100 ribuan klien yang hendak melepas janin setiap tahunnya. Mata rantai bisnis ini dimulai dengan calo-calo yang mengedarkan berbagai macam kartu nama kepada calon klien. 

Selain itu tugas mereka juga sebagai “intel” yang menguping informasi operasi polisi. Dokter, dalam artikel ini, disebut sebagai pemain utama dalam bisnis ini. Biasanya dokter ini adalah pemain lama yang sudah pernah dihukum karena praktek aborsi gelap, namun kembali beroperasi setelah keluar dari penjara.

Pendewaan Scopus dan Standardisasi Kebanggan

Ada seorang akademisi menulis di Thread:  "Akademisi kita begitu mendewakan Scopus tapi anehnya, jarang tulisan hasil risetnya dikutip ...