30 August 2013

Di Sanalah Tanah Airku

Sumber:
http://i1.ytimg.com/vi/Ckl58dc-SUs/hqdefault.jpg

Rabu (28/8/2013) kemarin ada pertandingan Persija versus Persib di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Yogyakarta. Selama pertandingan berlangsung ada beberapa insiden yang terjadi dan diliput media. Lewat tulisan ini ada dua insiden yang menurut saya tidak adil dalam pemberitaan media.

08 August 2013

Idul Fitri

Sumber: http://en.tempo.co/read/news/2013/08/08/114503226/How-Yogyakarta-Celebrates-Eid-al-Fitr

Untuk kali ini saya ingin menulis dengan keras, bodoh, nylekit, dan pesimis terhadap hidup. Sebelum melangkah lebih jauh saya perlu menekankan bahwa saya tidak membenci agama Islam atau agama manapun, saya menghormati semua agama dan ajarannya sebagai nilai yang diyakini manusia para pengikut agama itu.

Kalimat utama yang perlu saya sampaikan adalah saya tidak suka momen lebaran.

05 August 2013

Percaya Lembaga Survei?



Kemarin iseng saja membaca-baca berita di media online secara random. Tiba-tiba saya menemukan berita yang cukup menarik, karena (lagi lagi) berkaitan dengan hasil survei. Ini beritanya:
 

Prabowo Salip Jokowi di Survei, Apa yang Terjadi?
Minggu, 04 Agustus 2013 | 11:04 WIB
TEMPO.CO, Jakarta -- Hasil survei Focus Survey Indonesia (FSI) menempatkan Ketua Dewan Pembina Gerakan Indonesia Raya Prabowo Subianto sebagai calon presiden dengan elektabilitas tertinggi. Prabowo dengan elektabilitas 27,4 persen jauh mengungguli Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo yang elektabilitasnya 11,5 persen.

01 August 2013

Harapan Bulan Agustus

Diolah dari pemberitaan www.kompas.com

Welcome, August.
Be nice, August.
Bersahabatlah denganku, Agustus.
Hari ini sering sekali baca tulisan semacam itu di Twitter.
Saya juga jadi ingin punya harapan, semoga tidak ada kecelakaan dalam perjalanan mudik tahun ini. 

Terlalu berharapkah saya?

30 July 2013

The Conjuring



Tanpa rencana, akhirnya saya nonton film lagi di bioskop setelah setahun lebih tidak nonton. Biasa, mahasiswa kere. Film yang saya tonton berjudul “The Conjuring”. Saya sudah banyak dengar desas desus tentang film ini. 

Awalnya saya mau menulis panjang tentang film ini, tapi setelah nonton rasanya kok menjadi malas. Ceritanya serupa dengan film lain: sihir, balas dendam, kutukan, dan sebangsanya. Settingnya juga gelap, rumah tua, sarang laba-laba, dan ditambah dengan sound yang ngaget-ngageti. Serupa dengan film horor lain.

Namun harus saya akui film ini lebih menakutkan karena katanya cerita film ini berdasarkan kisah nyata. Ya kita tidak harus percaya sih. Kedua, baru kali ini saya sungguhan melonjak kaget ketika menonton film horor. Itu saja.

29 July 2013

di Sadap


Hari ini (29/7) pukul 9:47 WIB saya membuka halaman facebook. Di post paling atas tampak postingan dari akun Kompas.com.

Tulisan "SBY di Sadap Australia" rasanya lebih mengganggu dari sambal pedas yang saya makan semalam. 

Saya lalu gugling kata itu. Ini hasil yang muncul: 


 
Bukankah ini seharusnya pertanyaan yang sama yang diajukan audiens ke Kompas.com?

Terima kasih saya ucapkan kepada Kompas.com yang turut menyumbang keMAJEMUKan bahasa Indonesia. 

Terima kasih sekali lagi.

Pendewaan Scopus dan Standardisasi Kebanggan

Ada seorang akademisi menulis di Thread:  "Akademisi kita begitu mendewakan Scopus tapi anehnya, jarang tulisan hasil risetnya dikutip ...