20 July 2015

Barangkali Ini Lebih Penting, Monalisa..


Sumber: antarafoto.com
Belum rampung urusan kesulitan pangan lantaran turun embun beku, Papua kembali dihantam persoalan. Orang sibuk berspekulasi sana sini soal insiden di Tolikara hari Jumat (17/7) kemarin. Konon, spekulasi ini juga dikompori oleh media-media yang tak membangun cerita utuh dan akurat untuk diakses publik.

16 July 2015

Karakter Rekaan

saya kenal, atau sekadar tahu, dengan orang yang senang menuliskan ini di jejaring sosial dia:

.: mengklaim dirinya antimainstream
beberapa kali dia membanggakan pekerjaannya yang tak terikat perusahaan, tidak seperti teman yang lain. dia sering bilang lebih nyaman pakai celana jeans daripada celana bahan.

.: bermeditasi
dia mengutip kata.kata dari buku yang dia baca; mengunggah foto buku, lilin, dan secangkir kopi yang menemani dirinya bermeditasi

namun, yang saya lihat justru sebaliknya.

Kisah Sedih di Hari Hari Biasa

ibu kondhur banjur muwun
atine remuk tanpa wujud.


ngendikane ibu,



neng kidul desa ana

wong kere dipakake asu.

Juli 2015

Keretasu

Keretasu

stasiun dan kamu punya
kisah kisah biasa
yang tak pernah aku suka.

gerbong kereta selalu tega
mengangkut cinta yang
sebentar kemudian berpamitan.

sedang aku hanya berdiri
menatap lari detik
yang mengundang perih.

dekap aku, kamu

sebelum roda besi
menggelinding angkuh
ke timur yang jauh

sebelum kelam menelan
teduh yang kita cipta.

Juli 2015

08 July 2015

Sesal Tak Kunjung Henti


Ketika umur 18 tahun saya pertama kali bergabung dalam sebuah produksi film. Dengan kepala kosong, saya bergabung menjadi penata artistik alias Art Director. Dari situ saya jadi tahu kalau bikin film sepanjang 10 menit saja butuh waktu berjam-jam untuk ambil gambar dari berbagai macam angle

Gagal Kembali



GAGAL KEMBALI

kamu masih ingat?
tatkala bulan menyuruh kita
berhenti bercinta.

karena di langit sana
santo santa mengumpat pelan
ingin terlahir kembali.

Juli 2015

Kutang

Kutang

tadi malam bulan asu
dia tertawa hina
kala ibu merajut
kutang baruku.

kutangku yang lama mulur
mencipta celah
tempat angin masuk
membius dosa manusia.

menembus nalar kita.

Juli 2015

Pendewaan Scopus dan Standardisasi Kebanggan

Ada seorang akademisi menulis di Thread:  "Akademisi kita begitu mendewakan Scopus tapi anehnya, jarang tulisan hasil risetnya dikutip ...