16 December 2011

Begitulah..

Saya pernah mendengarkan diskusi mengenai komodifikasi agama.
Ternyata tidak hanya menjadi komoditas, agama juga menjadi lelucon untuk netizen tertentu.
Bukannya tidak memandang agama-agama lain di wilayah Indonesia, hanya saja mudah bagi saya untuk menemukan 'lelucon' antara dua agama di bawah.























Mereka ini lelucon yang -sayang sekali- tidak lucu, atau selera humor saya yang memang rendah?

2 comments:

  1. hahaha..
    di forum tersebut memang keras, njay..
    soalnya pake identitas palsu, jadi SARA jadi bahan sehari-hari..
    tapi emang ada tempat khusu disana buat debat buat hal2 semacam itu..
    mengatasnamakan "freedom of speech"

    ReplyDelete
  2. berarti yang menjelek-jelekkan agama X bisa jadi orang beragama X sendiri ya? Nggo mancing. haha..
    Kata 'freedom' iku berarti perlu dibaca dengan hati-hati, karena menyeret konsekuensi yang tidak ringan..

    ReplyDelete

Musuh yang Sudah Pulang ke Barak

Gambar Diproduksi dengan Bantuan Gemini AI Penulis buku “Antara Kabut dan Tanah Basah” menceritakan ada dua musuh jiwa, yaitu kebosanan dan ...