28 October 2012

Kumis Kamso

"Saudara saya tentara semua, saya dulu kepingin tapi tidak ada biaya. Tapi kerja begini juga melebihi tentara, 24 jam saya diminta tolong saya siap komandan!” ujar Kamso menirukan gaya hormat ala militer sambil tertawa.

                                                   A. R. Sanjaya

Pak Kamso, begitu warga sekitar Desa Kwarasan mengenali dan menyebut laki-laki yang sudah cukup umur ini. Sosoknya mudah dikenali di antara warga sekitar Desa Kwarasan, kawasan yang terletak di sekitar Jalan Godean km. 4,5 Yogyakarta. Tingginya sekitar 160 sentimeter, berkumis hitam lebat namun tertata rapi, dan yang mudah untuk dikenali adalah pakaian sehari-hari yang ia kenakan: doreng, alias seragam militer TNI Angkatan Darat.

Uang Seribu

“Saya ini orangnya jujur mas. Maka sejak awal udah tak kasih tahu, kalau nanti saya jawabnya bisa gak jujur,” katanya sembari tertawa. 

                                                    A. R. Sanjaya

Sore itu adalah sore yang biasa di Malioboro. Tidak ada event-event budaya dan politik seperti yang selama ini diadakan di ruas jalan satu arah itu. Jalanan ramai, seakan tidak ada waktu satu detikpun untuk tidak mendengar suara mesin. Kebetulan saya berjalan-jalan dan tertarik untuk mengobrol dengan seseorang.

23 October 2012

Wajah (ber)Bunga

Sudah pernah nonton jathilan?
Foto-foto di bawah adalah ekspresi ketika para pemain, yang kebetulan anak-anak, sedang ndadi atau kemasukan roh halus. Saya sesungguhnya tidak yakin mereka benar-benar kerasukan. Tapi lepas dari itu, jathilan adalah tontonan yang menarik minat warga sekitar untuk menonton, atau sebaliknya, mengungsi ke tempat lain karena suara musik iringan yang sangat keras :)









Keterangan:
Pemain jathilan ini tergabung dalam Kesenian Jathilan Dangdut Kreasi Putro Nuswantoro.

13 October 2012

Setengah Telanjang

Wanita setengah telanjang.
Pengemudi berbikini.
Pengemudi setengah telanjang.
Perempuan nyaris telanjang.
Pengemudi nyaris bugil.
Pengemudi setengah bugil.

Apakah yang saya tulis ini?

16 September 2012

Pendakian Merapi


“Saya menyarankan sampai Pasar Bubrah aja, silahkan kalau mau muncak, tapi resiko tanggung sendiri”, kata seorang pemuda yang sepertinya tahu betul kondisi di Merapi.

30 July 2012

Fokus pada Tujuan


Suatu malam mbak Karin bilang: '..kadang awak dewe kudu nglewati jalan sing dudu pilihane awak dewe. Ya wis, nggo liwat wae, sing penting fokus neng tujuan.'

Beberapa hari kemudian saya hendak ke Senen naik busway. Saya hanya tau tujuan saya adalah Senen. Tapi petugas mengarahkan 'Transit di Grogol. Nanti naik yang ke Pulogadung.'

Terima kasih, tapi saya maunya ke Senen.

Akhirnya saya transit di Grogol. Naik ke arah Pulogadung melewati banyak shelter (Harmoni dan lain-lain). Dan memang betul, mereka itu hanya untuk lewat, karena akhirnya saya sampai di Senen juga.

25 July 2012

Sang Pemenang


"Serbuuu..!!"
Kami berjuang mati-matian.
Jalan di depan sangat penuh
aku tak bisa melihat tujuan.
Semua putih.
Semua bergerak liar.

Fungsi atau Entah Apa Namanya

Dulu saya sempat berpikir segalanya tentang fungsi—atau entah harus apa menyebutnya. Banyak pencapaian akan saya pertanyakan "ke mana i...