03 January 2015

Patah Hati, Soe Hok Gie, dan Umur 18 Kita

Gambar diambil tanpa ijin dari uniqpost.com

Saya sering patah hati. Bukan [hanya] karena perempuan, tapi juga karena ketidaktahuan orang akan sesuatu yang saya anggap mereka seharusnya tahu. Patah hati ini makin menjadi-jadi ketika sesuatu yang tidak mereka ketahui itu adalah hal yang saya idolakan. Mungkin terdengar terlalu ‘maksa’ dan kekanakan, tapi ini masalah hati. *malah curhat* Begini salah satu kisah patah hati saya. 

21 December 2014

M o v e O n !

Move on. Tenar sekali bukan istilah itu? Setidaknya saya sering dengar di percakapan antarmahasiswa sejak satu atau dua tahun lalu. Istilah itu sering dipakai untuk mengingatkan seorang teman yang belum bisa melupakan mantan pacarnya. “Move on dong,” kata mereka. Atau “Aku belum bisa move on nih,” kata teman yang curhat. Sebenarnya tidak hanya pacar sih, bisa juga ke hal lain seperti merk, kenangan, dan sebagainya.

11 December 2014

Angkringan Fajar

“Aku ngalahi ora gawe sambel, mas. Tinimbang mengko regane mundhak sing tuku padha muni-muni,” ujarnya malam itu.Untung hujan tidak jadi datang, langit hanya mengirim sedikit gerimis.

02 December 2014

Kekerasan dan Kebebasan Pers

Sumber: www.fajar.co.id
Peribahasa “menebar kerikil di jalan sendiri” rupanya gemar dilakukan oleh kepolisian kita. Bagaimana tidak? Minggu lalu seorang wartawan di Tangerang dikeroyok oleh petugas keamanan di suatu pusat perbelanjaan ketika meliput kebakaran. Sedangkan, sepekan sebelumnya seorang wartawan dianiaya oleh preman bayaran di Mamuju Utara ketika sedang meliput antrean pembelian BBM. Alih-alih mencegah supaya tindak kekerasan terhadap wartawan tidak terulang, kepolisian justru melanggengkan kekerasan itu melalui tangan mereka sendiri.

06 November 2014

Mengintip Mawar

Kadang manusia gagal melakukan seleksi atas apa yang harus dipikirkan dan apa yang tidak. Contohnya ya yang beberapa menit lalu saya alami. Ini tentang penggunaan Facebook oleh seorang teman SMP. Saya sadar, seharusnya saya tidak perlu memikirkan. Namun saya telanjur risau melihat bagaimana dia menggunakan akun Facebooknya. Sebut saja namanya Mawar.

04 November 2014

Doa dan Kata

Sumber: www.wheatlandmission.com
Sekitar tahun 2004 saya mengalami kegelisahan. Waktu itu saya merasa tidak sreg ketika melihat sekumpulan orang Katolik yang sedang berdoa. Satu yang saya ingat, mereka mendaraskan doa Salam Maria dengan sangat lancar, bertempo relatif cepat, dan dengan nada yang monoton. Mereka seakan tidak memaknai kata-kata dalam doa dan sekadar mengucapkannya bak mengucap mantra.

05 October 2014

Berawal dari Rp1.500

“Wis pak. Kopi thok. Pira?”
“Es e pira?”
“Telung ewu.”
“Aku tombok sewu limang atus, mau kopine sewu limang atus.”
Lalu transaksi terjadi di sebuah angkringan Jalan Kabupaten Sleman dekat rumah.

Pendewaan Scopus dan Standardisasi Kebanggan

Ada seorang akademisi menulis di Thread:  "Akademisi kita begitu mendewakan Scopus tapi anehnya, jarang tulisan hasil risetnya dikutip ...