Minggu yang kelabu.
Seorang bayi diijinkan menjadi kuncup dan mekar di dalam hati ibunya.
Selamanya akan mekar,
dan tidak menjadi layu.
Dia lahir dari hati,
dan akan kembali ke dalam hati.
18 hari merasakan udara yang menyakitkan.
Akhirnya dia menjadi udara itu sendiri.
Udara yang menyadarkan keluarganya,
hidup ini sungguh dan terlalu singkat.
Mohon Ibu Maria,
gendonglah dia,
karena dia belum bisa berjalan.
*kenangan atas meninggalnya seorang keponakan berumur 18 hari
28 November 2010
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
Pendewaan Scopus dan Standardisasi Kebanggan
Ada seorang akademisi menulis di Thread: "Akademisi kita begitu mendewakan Scopus tapi anehnya, jarang tulisan hasil risetnya dikutip ...
-
Jarum jam menunjuk angka 9 malam. Seharusnya saya beristirahat, tetapi perut ini berteriak-teriak. Maka meluncurlah saya ke sebuah warung te...
-
via Okezone News Catatan penulis: cerita ini saya dengar dari seorang penjual angkringan di Yogyakarta. Saya tidak bisa memastikan ke...
-
Super pakdhe! Sambil berbaring, dia meminta Pakdhe Hari dan saya untuk membantunya duduk di kasur. Setelah duduk di pinggiran, dia ...
No comments:
Post a Comment