18 December 2011

Suatu Saat di Semarang


                                         

Eyang Yon

Eyang Yon. Beliau adalah salah satu adik dari eyang saya. 
Mereka kini sama-sama sudah berpulang, 
mungkin mereka kini sedang terbahak-bahak mengenang kisah masa kecil mereka. 
Selamat jalan, Eyang Yon.

16 December 2011

Begitulah..

Saya pernah mendengarkan diskusi mengenai komodifikasi agama.
Ternyata tidak hanya menjadi komoditas, agama juga menjadi lelucon untuk netizen tertentu.
Bukannya tidak memandang agama-agama lain di wilayah Indonesia, hanya saja mudah bagi saya untuk menemukan 'lelucon' antara dua agama di bawah.























Mereka ini lelucon yang -sayang sekali- tidak lucu, atau selera humor saya yang memang rendah?

11 November 2011

Pagi yang Biasanya

Tidur pukul setengah dua pagi, bangun pukul setengah tujuh. 
Menyapu halaman penuh daun kering yang basah kena tanah, seharian kemarin belum disapu. 
Di teras ada dua koran, edisi kemarin dan hari ini. 
Lapar dan bingung, tapi jangan sampai tidur lagi. 
Akhirnya memotret beberapa objek di dalam dan luar rumah.


Salib di meja, ada daun palma. Di bawahnya ada gelas AQUA, entah sudah 
berapa lama terbuka dan ada di sana.


Heran melihat timbangan. 80 kilogram daging, lemak, otot, tulang, otak, dan dosa.

09 November 2011

Teteh dan Aa

Entah bagaimana cara penulisannya, yang jelas mereka berdua orang Sunda. Umur mereka masing-masing sekitar 40 tahun. Teteh terlihat agak lebih tua, entah kenapa. Sudah lebih dari dua tahun saya menjadi pelanggan setia warung mereka, yang sering disebut “burjoan”.

Burjoan yang satu ini ada di belakang kampus. Sama dengan burjoan yang lain, penjual biasanya berasal dari Kuningan. Ketika saya makan di burjoan, sering sekali saya mendengar mereka saling bercakap-cakap menggunakan bahasa Sunda.

Siang itu Teteh menggunakan jilbab ungu, bicara kepada aa’ dan anaknya. Nadanya menggerutu, di sela-selanya saya mendengar kata hutang, anak kos, nama-nama, dan sebagainya. Saya tertarik mendengarkan, meski saya tidak mengerti artinya.

22 October 2011

Tentang Cinta


Menarik lho ini iklan. Meski saya bukan ‘cah adver’ (mahasiswa yang konsentrasi studinya di advertising/periklanan), namun semua orang saya kira boleh menginterpretasikan iklan. By the way, apa yang menarik?

KALO UDAH CINTA PESEN UNDANGAN AJA…

Mari bermain-main dengan kalimat ini. Mengapa kata ‘cinta’ dan ‘undangan’ diberi warna merah, sedangkan yang lain tetap hitam? Barangkali ini pertanyaan mudah untuk anda jawab. Kata ‘undangan’ itu representasi dari ‘menikah’ atau ‘kawin. Ketika melangsungkan pernikahan kemudian kita mengundang tamu pada resepsi pernikahan. Kira-kira begitulah.

Apa yang menarik?

Keterlibatan Militer dan Keresahan

Gambar dibuat dengan bantuan Gemini   Catatan awal tulisan: Catatan ini bukan tulisan analitis, melainkan sekadar keresahan yang terungkap. ...