22 July 2019

Pekerja Pengecut


sebutlah aku pekerja pengecut. mereka yang
hanya bisa mengeluh tapi tak bernyali
untuk mengundurkan diri.

sebutlah aku pekerja pengecut. mereka yang
tak cukup bernyali untuk menentukan sendiri
skill apa yang perlu kumiliki, lalu menolak
pekerjaan-pekerjaan yang tidak
mengembangkan skill tersebut.

sebutlah aku pekerja pengecut. mereka yang
gemetar ketakutan ketika industrinya dikritik.
mereka yang tiba-tiba kehilangan harapan melihat
proses disrupsi yang terjadi begitu cepat.

jangan. jangan sebut aku seperti itu.

No comments:

Post a Comment

Pendewaan Scopus dan Standardisasi Kebanggan

Ada seorang akademisi menulis di Thread:  "Akademisi kita begitu mendewakan Scopus tapi anehnya, jarang tulisan hasil risetnya dikutip ...